UNIVERSITAS GADJAH MADA JUARA UMUM PIMNAS KE 27

Posted on September 3rd, 2014 in Berita. 4164-ugm-juara-umum-pimnas-ke-27 Kamis malam tanggal 28 Agustus 2014 di  halaman gedung Widya Puraya Kampus UNDIP Tembalang dilaksanakan Acara Penutupan PIMNas ke-27 yang dihadiri ribuan peserta dengan membawa atribut almamater mereka. Ada yang memakai jaket almamater, membawa bendera universitas, atau mengenakan pin universitas tanda kebanggan yang mereka miliki. Para kontingen duduk melingkar di atas rerumputan. Tak ada sekat yang diciptakan dalam penutupan itu. Semua larut dan berbaur menikmati sajian hiburan yang tersuguh. Acara dibuka dengan pemutaran film dan musik etno ansamble. Para peserta tak ketinggalan untuk bergerak seirama dengan musik yang mengalun. Yel-yel berbagai universitas peserta PIMNas pun ikut disuarakan dan bergema di seluruh penjuru. Tak nampak raut kelelahan di wajah peserta. Gurat-gurat tidak sabar menanti pengumuman terpancar dari wajah-wajah para penerus bangsa itu. Sebelum dilakukan pembacaan hasil PIMNas, Ketua Panitia PIMNas ke-27, Bambang Sulistyanto mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dan membantu pelaksanaan PIMNas hingga dapat berjalan lancar. Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila Undip belum dapat mewujudkan apa yang diinginkan para peserta. Acara dilanjutkan dengan sambutan Rektor UNDIP, Prof. Dr. Sudharto PH, MES yang antara lain menyampaikan : “Kehadiran Ibu, Bapak, peserta Pimnas sungguh membesarkan hati kami keluarga besar Universitas Diponegoro. Kegiatan Pimnas menginspirasi kami untuk meningkatkan kinerja. Semoga apa yang  kita lakukan ini memberikan sumbangsih bagi bangsa kita yang sebentar lagi dinahkodai oleh  Pemerintahan baru Bapak Joko Widodo-Jusuf Kalla,”. Acara PIMNAS ditutup secara resmi oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dir. Litabmas Ditjen Dikti), Prof. Agus Subekti. Peserta PIMNAS dihibur dengan penampilan geculan bocah dari Desa Pakis Magelang dan musik etno ansamble dari Institut Seni Surakarta. Anak-anak kecil tersebut dengan wajah yang tersapu riasan hiasan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Mereka pun tak luput dari bidikan kamera peserta dan berusaha mengabadikan momen tersebut supaya tidak terlewatkan. Anak-anak kecil penari geculan kompak menggerakkan badan mereka demi satu tujuan, kepuasa para peserta. Rasa kantuk dan lelah berlatih dan perjalanan jauh tak menyurutkan dan menghalangi niat mereka untuk memukau para penonton. Hentakan musik semakin menambah semarak suasana malam itu. Pengumuman juara Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu datang juga. Para peserta sangat antuasias menyimak setiap kata yang dilontarkan Sekertaris Dewan Juri, Andang Subaharjanto. Tepuk tangan dan sorak-sorai kegembiraan para pemenang menghidupkan malam yang kian larut. Rasa haru dan bangga mewarnai proses pembacaan juara di setiap kategori lomba. Yel-yel universitas terpekik dari mulut-mulut penerus bangsa itu. UGM ditetapkan sebagai juara umum PIMNas tahun ini. Dengan hasil tersebut, UGM telah menggantikan posisi ITS sebagai juara umum tahun lalu. Piala Adikarta Kertawidya pun berpindah ke UGM. UGM sendiri mengirimkan tim terbanyak dalam PIMNas ke-27 yakni,  61 tim. Dari 61 tim tersebut, UGM dapat menggondol 13 medali emas,  terdiri atas tiga emas untuk lomba poster dan 10 emas untuk lomba presentasi. Tak hanya itu saja, delapan medali perak yang diperoleh dari tiga medali hasil lomba poster dan lima medali hasil lomba presentesi. Tujuh medali perunggu yang berasal dari  dua lomba poster dan lima lomba presentasi berhasil diraih UGM. ITS menyusul peringkat UGM di posisi kedua. Satu medali emas lomba poster dan  empat medali emas dari lomba presentasi membuat ITS mendapat lima medali emas. Selain itu, delapan perak dan tujuh perunggu menjadi milik ITS. Di posisi ketiga, terdapat Unibraw dengan perolehan medali sebanyak enam emas, lima perak, dan enam perunggu. Kemudian secara berurutan menempati peringkat empat sampai sepuluh adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sontak setelah diumumkan sebagai juara umum, kontingen UGM menyerukan ucapan syukur dan melakukan sujud syukur sebagai ungkapan suka cita. Bahkan, pejabat kampus  mereka yang hadir ikut diajak merasakan euforia itu dengan cara diangkat ke atas. Lagu Indonesia Raya dan Mars UGM pun dikumandangkan. Pekik kemenangan pun bersahut-sahutan. Hasil lengkap Juara Poster dan Presentasi PIMNAS 27 dapat di download disini